Rabu, 07 Juni 2017

=)

Jangan pernah datang kalau kamu tidak bisa meyakinkan dirimu untuk tinggal..

Selasa, 28 Maret 2017

Si landak

Ass..

Sekarang tepat jam 11 malam waktu Surabaya. Kalau di Balikpapan mah udah jam 12 ya, udah ganti hari ^_^

Beberapa bulan terakhir, atau mungkin lebih, sy merasa banyak hal yang tidak berjalan baik di hidup sy. Seperti banyak hal yang seharusny membuat seseorang semakin bijaksana, semakin dewasa, semakin menemukan arti hidup. Segalany justru menjadi berlawanan bagi sy.

Mungkin ada beberapa hal yang sy lewatkan, yang membuat sy tidak menjadi lebih baik..

Seseorang pernah berkata,"Kalau kamu begitu, berarti kamu hidup di masa lalu."
Lalu tiba-tiba sy tersadar. Mungkin benar juga. Sy yang dengan angkuhny selalu berkoar-koar kalau sy telah bangkit dari keterpurukan, mungkin justru semakin terpuruk. Sy tidak berani melangkah maju sedikitpun. Mencari tempat teraman, bertahan sekuat tenaga agar tidak terluka, dan akhirny justru melukai.

Sy yang sekarang ini, bukan lagi kura-kura, yang melindungi diri dengan bersembunyi dibalik tempurung, berusaha agar tidak ada yang terluka. Sy yang sekarang ini adalah landak. Yang melindungi diri dengan menyakiti orang lain.

Dan saat ini sy sudah lelah menyakiti.. =)

Minggu, 05 Maret 2017

Secret Love Song Pt. II

Secret Love Song Pt. II
by Little Mix


We keep behind closed doors
Every time I see you, I die a little more
Stolen moments that we steal as the curtain falls
It'll never be enough
As you drive me to my house
I can't stop these silent tears from rolling down
You and I both have to hide on the outside
Where I can't be yours and you can't be mine

But I know this, we got a love that is homeless


Why can't I hold you in the street?

Why can't I kiss you on the dance floor?
I wish that it could be like that
Why can't it be like that? 'Cause I'm yours
Why can't I say that I'm in love?
I wanna shout it from the rooftops
I wish that it could be like that
Why can't it be like that? 'Cause I'm yours

It's obvious you're meant for me

Every piece of you, it just fits perfectly
Every second, every thought, I'm in so deep
But I'll never show it on my face

But we know this, we got a love that is hopeless


Why can't you hold me in the street?

Why can't I kiss you on the dance floor?
I wish that it could be like that
Why can't we be like that? 'Cause I'm yours
Why can't I say that I'm in love?
I wanna shout it from the rooftops
I wish that it could be like that
Why can't we be like that? 'Cause I'm yours

I don't wanna live love this way

I don't wanna hide us away
I wonder if it ever will change
I'm living for that day, someday
When you hold me in the street
And you kiss me on the dance floor
I wish that we could be like that
Why can't we be like that? 'Cause I'm yours, I'm yours

Why can't you hold me in the street?

Why can't I kiss you on the dance floor?
I wish that it could be like that
Why can't it be like that? 'Cause I'm yours
Why can't I say that I'm in love?
I wanna shout it from the rooftops
I wish that it could be like that
Why can't we be like that? 'Cause I'm yours

Why can't we be like that?

Wish we could be like that

Minggu, 05 Februari 2017

...

Percayalah, sy sudah melewati ratusan malam mencoba segala macam cara untuk melupakan, untuk menghapus segala yang pernah ada. Sudah tak terhitung malam-malam penuh dengan air mata, penuh dengan penyesalan, penuh dengat sayatan yang menganga dihati yang berusaha sy obati. Sudah tak terhitung pagi-pagi yang terasa berat untuk dilalui, terasa berat untuk dihadapi, pagi-pagi yang pernah sy harap untuk tak pernah hadir. Sudah tak terhitung mimpi-mimpi menyiksa yang tak pernah sy ceritakan kepada siapapun, yang tak sanggup sy ceritakan pada siapapun. Percayalah, tak terhitung berapa banyak kilasan ingatan lalu yang berusaha sy tepis, sy anggap tak pernah ada, walau pada nyatanya ingatan itu memang pernah ada. 

Percayalah, sudah beribu kali sy merutuki diri sy sendiri, menyalahkan diri sy sendiri, berusaha menyadari bahwa satu-satuny yang sy butuhkan adalah memaafkan diri sy sendiri. Sudah beribu kali sy meyakinkan diri bahwa sy tak salah, namun itu tak pernah berhasil. Beribu quote berusaha sy pahami, bahwa dunia sy sedang hancur, dan itu normal, dan semua orang mungkin mengalaminy, dan percaya bahwa sy bisa bangkit. Walau rasa percaya itu telah lama menghilang..

Percayalah, masa-masa gelap itu memang benar pernah ada. Memang benar pernah terjadi. Masa-masa yang ternyata dapat memutar balikkan masa depan sy, memutar balikkan sy saat ini. Masa-masa yang mungkin tidak membuat "air panas menjadi kopi yang dapat diminum" melainkan membuat "sebutir telur mengeras didalamny".

Dan sekarang, hal yang mungkin tanpa sadar sy inginkan walau selalu sy tepis, mungkin saat ini tengah terjadi..
Percayalah, yang saat ini tengah sy lakukan, walaupun mungkin salah, adalah berusaha mempertahankan diri sy. Sy sudah khatam bagaimana rasany ditinggalkan tanpa alasan. Sy sudah khatam bagaimana orang-orang disekitar sy mempertanyakan kebodohan sy. Sy sudah khatam bagaimana tetap berusaha berdiri ditengah keterpurukan. Sy sudah khatam bagaimana mempercayai dan terus mencoba mempercayai walaupun ternyata sia-sia.

Percayalah, saat ini sy sedang mencoba segala macam cara untuk bertahan. Percayalah, ini bukan hal yang mudah, setidakny bagi sy. Berapa banyak hal telah yang sy coba untuk abaikan. Berapa banyak pertanyaan yang selalu ingin sy tanyakan, namun berakhir sebelum sampai diujung lidah. Tak sanggup sy tanyakan, antara takut mendengar jawabannya, atau sy memang sudah mengetahui jawabannya. Berapa banyak penolakan yang sy beri ke diri sy sendiri, agar jarak itu tetap terbentang. Agar jarak yang entah kenapa selalu tercipta, tetap ada. 

Percayalah, saat ini sy tak lagi memimpikan banyak hal. Sy lenyapkan segala harapan yang mungkin ada. Selalu tertanam didiri sy setiap hari, bahwa mungkin ini hari terakhir sy tertawa, mungkin besok sy akan kembali bersedih. 
Percayalah, sy selalu berusaha mempersiapkan hati, apabila suatu hari sy kembali ditinggalkan, tanpa alasan, lagi. Daripada memimpikan banyak hal indah yang mungkin terjadi di masa depan, saat ini sy lebih mempersiapkan cara-cara agar bisa bangkit, apabila suatu hari sy kembali bersedih.

Sebenarny sy tahu, semua ini mungkin sia-sia. Tapi mungkin ini cara terakhir yang bisa sy lakukan untuk melenyapkan segala yang pernah ada, menjadi tak berbekas. Mungkin ini satu-satuny cara sy bisa bertahan, satu-satuny cara agar sy bisa bangkit.

Percayalah, sy sudah pernah berusaha mencoba segala macam cara, memberikan segala hal terbaik yang sy miliki, dan ternyata tak berhasil. Percayalah, ternyata sy bisa menyerah. Karena saat ini, pada akhirny sy memiliki kekuatan untuk mengakui, bahwa apa yang sy rasa dan kamu rasa ternyata berbeda. Dan ya, sy memang bisa menyerah.. =)